Berita Terkini

Pemkab Blora Gelar Rakor Rekonsiliasi Pelaksanaan Bantuan Sosial Sembako


Blora - Mewakili Bupati H. Arief Rohman, SIP, M.Si., Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST, MM., mengajak BRI Cabang Blora dan Cabang Cepu untuk duduk bersama dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Blora dalam rangka berkoordinasi terkait Pelaksanaan Bantuan Sosial (Bansos) Sembako di Kabupaten Blora, Senin (3/5/2021) bertempat di Ruang Rapat Bupati.

Rapat koordinasi (rakor) tersebut sekaligus sebagai upaya untuk menjalin sinergi dan berkomunikasi kaitannya dengan data dan kendala-kendala yang dihadapi BRI maupun Dinas Sosial P3A. 

Pada kesempatan tersebut Kordinator Daerah (Korda) Program BSP di Kab. Blora, Linda Ari Kurnia menuturkan bahwa ada beberapa kendala yang dihadapi kaitannya dengan pelaksanaan program bansos sembako.

Mulai dari data Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), termasuk kaitannya dengan sinkronisasi data antara pemerintah dan BRI, serta kendala-kendala yang dihadapi E-Warong.

“Belum ada rekonsiliasi dalam penetapan E-Warong oleh Himbara (BRI) akibatnya rasio E-Warong dan KPM tidak proporsional. Masih ditemui ada yang belum objektifnya rekom penetapan E-Warong oleh Kades atau Kalur, terkait acuan HET dalam pengadaan komoditas, dan belum semua E-Warong memakai produk lokal,” papar Linda.

Pihaknya mengungkapkan, berdasarkan rekap manual tercatat setidaknya ada sejumlah 531 E-Warong yang ada di Kabupaten Blora.

Selain kendala tersebut, pihaknya juga memaparkan terkait persoalan teknis yang dihadapi KPM dan E-Warong.

Sementara itu Perwakilan BRI Blora, Bambang mengungkapkan bahwa jumlah E-Warung yang ditunjuk BRI Cab Blora ada 406 agen, Sedangkan untuk BRI Cepu ada 110 agen.

Bambang juga memaparkan kaitannya dengan kendala-kendala yang dihadapi BRI di lapangan, termasuk juga data, distribusi KKS, serta KKS yang bermasalah.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Bupati mengungkapkan rapat koordinasi ini dapat digunakan untuk menampung masukan sekaligus untuk mencari solusi bersama atas permasalahan.

“Hari ini kita menerima data-data ini, kita menerima banyak masukan, masalah yang dihadapi di lapangan dan hal-hal baru kaitannya dengan bansos sembako ini ” terang Wakil Bupati.

Dengan diadakannya koordinasi ini, tambah Tri Yuli, kedepannya permasalahan kaitannya dengan data, mekanisme penyaluran, E-Warong dan sebagainya dapat segera diatasi dan dicarikan solusi.

Sehingga bansos sembako dari pemerintah dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Termasuk proses penyalurannya yang sesuai dengan ketentuan.

“Sehingga harapannya masyarakat, KPM yang benar-benar membutuhkan ini bisa merasakan bantuan dari pemerintah pusat dengan baik,” lanjutnya.

Tri Yuli pun meminta agar koordinasi dilakukan secara rutin setiap bulannya, Ia pun mendorong agar Dinsos P3A Kab. Blora dan BRI Cabang Cepu dan Blora untuk menjalin berkomunikasi secara intens.

“Saya harapkan komunikasi dan koordinasi seperti ini dilakukan secara rutin nanti setiap bulannya. Saya minta Bu Indah (Ka Dinsos) untuk setiap satu bulan sekali di agendakan rapat. Agar permasalahan terkait data dan E-Warong, dan kendala-kendala di lapangan dapat terselesaikan,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir Ketua Komisi D DPRD Kab. Blora, Sekretaris Daerah Kab. Blora, Staf Khusus, Perwakilan BRI Blora dan Cepu, Kepala Dinas Sosial P3A Kab. Blora, Kabag Kesra Setda Blora, Bappeda Blora. (Tim  Dinkomknfo/Tim Liputan Prokompim).

    Berita Terbaru

    Infografis Monitoring Data Covid-19, Jumat 14 Mei 2021
    14 Mei 2021 Jam 13:32:00

    Infografis monitoring data COVID-19 diharapkan menjadi perhatian seluruh warga masyarakat Blora...

    Waspada Penyakit Diare
    14 Mei 2021 Jam 11:02:00

    Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Kesehatan Kabupaten (Dinkes) meminta  pada warga...

    Idulfitri 1442 Hijriah, Bupati Sapa Masyarakat dan Perangkat Daerah dengan Open House Virtual
    13 Mei 2021 Jam 21:16:00

    Perayaan Idulfitri 1 Syawal 1442 Hijriah merupakan lebaran pertama di masa kepemimpinan H. Arief...