Berita Terkini

Pengurus Koalisi Kependudukan Indonesia Periode 2021-2024 Dikukuhkan


Pengurus Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) periode 2021-2024 dikukuhkan Bupati Blora Djoko Nugroho di pendopo rumah dinas Bupati, Kamis (19/11/2020).

Dalam kesempatan itu Bupati Blora Djoko Nugroho berpesan agar amanah yang diemban oleh pengurus baru dapat dijalankan dengan baik.

Hal ini demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Koalisi Kependudukan Indonesia merupakan mitra kerja Pemerintah di bidang kependudukan, yang berperan aktif menjadi motivator dalam mempromosikan dan mensosialisasikan Program Bangga Kencana serta menjadi pusat kajian maupun informasi serta sarana pertukaran informasi dan memberikan pendidikan kependudukan bagi masyarakat.

Dijelaskannya bahwa Program Bangga Kencana adalah program yang bertujuan untuk menekan angka kelahiran, laju pertumbuhan penduduk, juga meningkatkan ketahanan keluarga.

“Jika pertumbuhan penduduk tidak dikendalikan, kemungkinan dalam kurun waktu 10-15 tahun mendatang akan terjadi ledakan penduduk atau baby boom yang akan menyebabkan masyarakat semakin terpuruk dalam jurang kemiskinan, sulit memenuhi kebutuhan sandang, pangan, kesehatan, pendidikan dan keamanan,” terangnya.

Kepengurusan KKI terdiri atas unsur-unsur masyarakat madani campuran dari akademisi, tokoh masyarakat, tokoh agama/adat, Lembaga Swadaya Masyarakat, organisasi profesi, media  maupun unsur Pemerintah dan swasta, baik secara organisasi maupun perorangan, yang mempunyai kesamaan misi dan komitmen dalam masalah kependudukan.

“Saya berharap, KKI Kabupaten Blora memiliki sifat sukarela dan terbuka, mandiri, memiliki integritas yang tinggi, akuntabilitas, berwawasan dan profesional, benar-benar mampu menghasilkan pemikiran dan karya yang terbaik bagi masyarakat di Kabupaten Blora, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus ditingkatkan,” harap Bupati.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora, Ahmad Nur Hidayat mengatakan bahwa selama ini peran serta KKI di bidang kependudukan sudah sangat baik. Ahmad Nur Hidayat mengakui bahwa tantangan KKI ke depan semakin berat.

“Saya harap Pengurus KKI yang baru setidaknya dapat menyamai prestasi pendahulunya,” terang Ahmad Nur Hidayat.

Ketua KKI Provinsi Jawa Tengah, Saratri Wilonoyudho mengatakan ada beberapa prestasi di bidang kependudukan yang telah diraih Kabupaten Blora, di antaranya yaitu Pelaksana KB Terbaik tahun 2019, penghargaan Satya Lencana dari Presiden, dan Pelaksana KB Serentak dengan Sejuta Akseptor.

“Masih banyak lagi tentunya, dan hal ini sangat berpengaruh positif terhadap IPM Kabupaten Blora,” terangnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Martin Suanta mengaku bangga terhadap capaian yang sudah berhasil diraih oleh Kabupaten Blora di bidang kependudukan. Dirinya juga berharap kepengurusan KKI yang baru dapat mengikuti jejak pendahulunya.

“Semoga program Bangga Kencana dapat terwujud dengan baik di Kabupaten Blora. Hal ini membutuhkan sinergi dari seluruh pihak, termasuk kerja keras KKI. Namun saya optimis,” ungkapnya.

Berikut susunan Pengurus KKI Kabupaten Blora Periode 2021-2024 :

Ketua Umum, Drs. Darwanto
Ketua, Tavip Indrayana, S.Kep,Ners, M.Sc.
Wakil Ketua, Deni Eko Triono
Sekretaris I, Sutarti, S.E.
Sekretaris II, Amida Hayu K, S.Sos., M.M.
Bendahara, Akhmad Baedowi, S.E.

Acara ini juga dihadiri oleh Forkopimda Blora, Kepala OPD terkait, Koalisi Muda Kependudukan (KMK), dan Genre (Generasi Berencana). (Dinkominfo Kab Blora/Tim Liputan Prokompin Setda Blora)

    Berita Terbaru

    Pedagang Pasar Diharapkan Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan
    23 April 2021 Jam 22:29:00

    Para pedagang pasar di Kabupaten Blora diharapkan menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan...

    Perjuangkan Porsi DBH, Bupati Blora Datangi Kementerian ESDM
    23 April 2021 Jam 08:16:00

    Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si., mendatangi Kementerian ESDM, untuk menyampaikan...

    Bupati Gandeng Ditjen Dikti Kemendikbud Dukung Pembangunan SDM dan Ekonomi Blora
    23 April 2021 Jam 07:52:00

    Upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Blora rupanya tidak hanya difokuskan dengan...