Berita Terkini

Update Terkini, Jumat 3-4-2020 : Pemudik 10.867 Orang, ODP 466, PDP Tidak Ada


Jumlah Orang Dalam Pemantaun (ODP) di Kabupaten Blora 466 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tidak ada (nihil) termasuk yang terkonfirmasi positif juga tidak ada.

Hal itu berdasarkan update informasi terkini yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Blora Komang Gede Irawadi, SE, M.Si mewakili Bupati Blora Djoko Nugroho dalam konferensi pers di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Jumat (3/4/2020).

“Jumlah Orang Dalam Pemantaun (ODP) hingga pukul 08.30 WIB, Jumat (3/4/2020) sebanyak 466 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tidak ada, termasuk yang terkonfirmasi positif juga tidak ada,” kata Sekda Blora.

Sementara itu, lanjutnya, warga masyarakat yang pulang mudik ke Blora hingga pukul 21.00 WIB, Kamis (2/4/2020) kemarin berjumlah 10.867 orang.

Sekda mengatakan update informasi terkini tentang situasi perkembangan Covid-19 di Kabupaten Blora melalui konferensi pers disampaikan setiap hari mulai pukul 13.00 WIB, kecuali hari Jumat disampaikan pukul 10.00 WIB.

Sekda menyebut bahwa pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi dengan seluruh pimpinan DPRD Blora, ketua fraksi dan ketua komisi untuk membahas bagaimana cara menanggulangi dampak virus corona ini di kabupaten Blora.

“Kita sudah menyusun anggaran yang kita butuhkan untuk diajukan kepada DPRD agar masyarakat kita yang terkena dampak ekonomi dan sosial, kita siapkan anggaran terkait dengan jejaring sosial ini,” ungkapnya.

Pemkab Blora menyadari bahwa masyarakat yang pulang kembali ke Blora, yang di tempat lain bekerja, putus hubungan kerja terus pulang ke Blora, beban hidupnya semakin berat.

“Untuk itulah kita coba akan menyusun bagaimana strategi jejaring sosial dan ekonomi agar masyarakat terbantu dalam kondisi seperti ini. Ini sangat penting sekali,” kata Komang Gede Irawadi.

Menurutnya, Presiden dan Gubernur sudah sering menekankan agar bisa dilaksanakan bantuan-bantuan kepada warga masyarakat.
“Jadi ini sudah kita bahas dengan DPRD, dalam waktu dekat kita akan mengajukan anggaran,” tandasnya.

Sekda Blora, menyampaikan anggaran kesehatan yang digeser dari beberapa kegiatan sudah terlaksana.

“Mudah-mudahan virus ini tidak terlalu lama. Siapa bilang, prediksi sampai lewat dua bulan juga harus kita lakukan perubahan-perubahan anggaran. Kita bahas dengan dewan,” tandasnya.

Untuk menjaga Kabupaten Blora agar sehat dan bebas dari virus Corona, Sekda berharap agar semua warga masyarakat menjaga kesehatan masing-masing, keluarga dan lingkungan.

Pihaknya mengucapkan terimakasih khususnya kepada tenaga medis yang berada pada garda terdepan baik itu di Puskesmas dan Rumah Sakit Umum baik milik pemerintah maupun swasta.

“Saya mohon dengan hormat, layani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Kami memberikan penghargaan yang luar biasa bagi yang berada di garda terdepan, atas kerja yang tulus ikhlas yang selama ini dilaksanakan,” ungkapnya.

Pemkab Blora, menurut Sekda, akan terus berupaya menyiapkan alat pelindung diri (APD) baik itu dari pemerintah atau dari donatur-donatur yang sudah diterima beberapa waktu lalu dan sudah diserahkan kepada beberapa rumah sakit.

Pada kesempatan itu Sekda Blora mengucapkan terimakasih kepada seluruh kepala desa, lurah beserta seluruh perangkatnya yang sudah membangun posko tanggap darurat Covid.19 untuk membantu pemerinah pusat, pemerintah kabupaten Blora dalam rangka memberi sosialisasi kepada warga masyarakat, memberikan edukasi, membangun posko disinfektan dan lainnya.

“Kemudian saya ucapkan terimakasih kepada bapak dan ibu Forkopimda beserta jajarannya. Dandim, Kapolres, Kepala Kejaksaan dan semuanya yang telah berupaya mensosialisasikan dan terjun ke lapangan untuk membantu masyarakat kita yang membutuhkan,” terangnya.

Demikian juga kepada PMI, BUMD, Karang Taruna, Mahasiswa dan semua seluruh komponen masyarakat. Termasuk anggota DPRD yang selalu terjun ke lapangan, ke desa-desa dengan berkeliling untuk melihat kondisi di wilayah.

“Begitu juga kami ucapkan terimakasih kepada Kepala OPD, donatur yang telah banyak menyumbang kepada kita, pada pemerintah daerah, melalui Gugus Tugas atau langsung kepada masyarakat,” bebernya.

Dalam kesempatan tersebut Sekda atas nama Setda Blora menyerahkan paket sembako kepada Gugus Tugas sebanyak 50 paket yang akan didistribusikan bagi warga yang membutuhkan.

“Mari kita jaga bersama agar Blora tetap sehat, mari kita lawan virus corona. Semoga Tuhan selalu memberikan dan meridhoi usaha-usaha kita semua,” pungkasnya. (Dinkominfo Kab. Blora)



    Berita Terbaru

    Sebanyak 14 Tenaga Medis RSUD Cepu Sembuh dan Kembali Aktivitas
    27 Mei 2020 Jam 12:19:00

    Sebanyak 14 tenaga kesehatan (nakes) RSUD dr R Soeprapto Cepu dinyatakan sembuh dan kembali...

    Reaktif Rapid Test 81 Orang, Sekda Blora Minta Warga Lebih Disiplin Diri
    27 Mei 2020 Jam 11:28:00

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blora Komang Gede Irawadi, SE,M.Si menyampaikan berdasarkan...

    Dinkominfo Blora Ajak Masyarakat Gunakan Aplikasi PeduliLindungi
    27 Mei 2020 Jam 10:22:00

    Blora - Kepala Dinas Komunukasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Blora Drs. Sugiyono, MSi...