Kebudayaan: Situs Gembuyungan

Situs Gembuyungan


Terletak di Dukuh Nglumpang, Desa Gembyungan, Kecamatan Randubklatung. Situs ini terletak di puncak bukit yang cukup terpencil, di tengah hutan jati milik Perhutani dan jauh dari pemukiman penduduk. Situs ini telah lama dikenal, ditandai dengan keberadaan tugu kecil berlubang yang diduga sebagai penanda keberadaan situs ini. Menurut penduduk setempat, tugu ini telah ada sejak zaman belanda. Karena kekeramatannya, tugu tersebut dinamai Pal Putri. Terdapat cerita rakyat, seorang perempuan yang dikenal bernama Salamah, yang hilang selama 25 tahun dan telah dianggap meninggal oleh masyarakat. Namun kemudian muncul kembali, dalam keadaan busana yang sama persis saat ia menghilang, namun dengan raut muka dari fisik 25 tahun lebih tua.

Situs ini merupakan bekas makam kuno dari periode klasik dengan banyak ditemukan sebaran fragmen keramik di dalam area seluas 3.000 m². Diduga artefak ini adalah bekal kubur yang dibawakan saat pemiliknya meninggal dunia. Dalam area ini banyak ditemukan bekas galian tanah yang dilakukan penjarah kuburan yang berupaya mencari barang berharga dari situs ini. Di Desa Gembyungan terdapat 2 situs lainnya, yaitu Pertapaan Kemiri Kerep yang terdapat di Dukuh Kemiri Kerep dan Sendang Jumblang di Dukuh Jumblang yang secara rutin diadakan prosesi Bersih Desa untuk menghormati para leluhur desa tersebut.

    Berita Terbaru

    Blora Memiliki Potensi Bagus Cabang Olahraga Taekwondo
    07 Juli 2020 Jam 17:38:00

    Ketua pengurus provinsi Taekwondo Indonesia Jawa Tengah, Alex Harjanto menilai atlet di...

    KONI Demak Studi Banding ke KONI Blora
    07 Juli 2020 Jam 14:07:00

    Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Demak melakukan studi banding ke...

    Perkembangan Covid-19, Selasa 7 Juli 2020 : Positif 64, Sembuh 27
    07 Juli 2020 Jam 11:37:00

    Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora menginformasikan update...