Seni dan Budaya

Pendidikan Budaya Jawa Angkatan XI Dibuka Permadani Blora


Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani) Blora kembali membuka kelas pendidikan budaya Jawa. Pada kali ini kelas dan pembelajaran angkatan XI dilaksanakan selama lima bulan di Kecamatan Tunjungan.

Latar belakang peserta pendidikan budaya Jawa itu pun beragam. Tidak hanya para muda mudi melainkan juga kalangan orang tua.

Pelaksanaan pendidikan dibuka oleh Ketua DPD Permadani Blora Agus Pratiknya di gedung pertemuan KPRI Karya Bakti kecamatan Tunjungan dengan menerapkan protokol kesehatan, Sabtu (18/7/2020).

Dalam keterangannya, Agus Pratiknya mengatakan, bahwa Permadani Blora berusaha keras untuk melestarikan budaya Jawa yang mencakup etika pergaulan, sopan santun, dan bertutur kata dengan benar sesuai kaidah budaya Jawa.

"Kami dari Permadani DPD Blora berusaha untuk menggali, memperdalam, dan mengembangkan budaya dan adat Jawa. Hal ini karena secara makro nilai-nilai budaya Jawa kami lihat sudah mulai kurang diminati, utamanya dalam hal tatakrama berbicara di kalangan masyarakat kita," ujarnya.

Untuk tahun ini DPD Permadani Blora membuka kelas pendidikan budaya Jawa angkatan yang ke XI dengan jumlah siswa sebanyak 60 orang. Mereka terdiri dari berbagai profesi mulai dari guru, PNS, pegawai swasta, pedagang, petani dan para pegawai purna bakti.

Materi yang diajarkan di antaranya adalah cara berbicara, cara berpakaian, tata rias, dan tata cara upacara adat Jawa, dan pengetahuan lainnya yang ada kaitannya dengan kebudayaan nasional.

Sedangkan acuan yang dipakai dalam pendidikan ini mengacu pada Gagaran Baku Permadani. Sehingga yang dihasilkan nanti mutu dan kualitas alumni bisa sama dan terukur. Permadani DPD Blora selama ini telah banyak memberikan warna di wilayah Blora. Di antaranya adalah mendukung Hari Jadi Blora lengkap dengan tatanan upacara adat.

“Kami harapkan setelah mengikuti kegiatan ini diharapkan bisa menjadi berkah dan bermanfaat di masyarakat, terlebih dalam acara yang berkaitan dengan adat dan tradisi Jawa seperti upacara pengantin dan pranatacara (pembawa acara),” jelasnya.

Hadir pada pembukaan kegiata Camat Tunjungan Dwi Bambang Priyono, SE, Forkopimcam Tunjungan, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan Pariwisata (Dinporabudpar) M. Solichan Mochtar, SH, AP mewakili Kepala Dinporabudpar Kabupaten Blora Slamet Pamuji, SH, M.Hum serta pengurus DPD Permadani Blora.

“Saya mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Permadani dan mendukung. Memasuki kebiasaan baru, maka kami minta supaya tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Camat Tunjungan Dwi Bambang Priyono, SE.

Menurut dia, para peserta sangat antusias, terlebih beberapa di antaranya banyak dari kalangan seniman.

“Saya ikut senang melihat para peserta yang antusias. Hanya saja, meskipun dilaksanakan selama lima bulan, namun untuk keamanan, saya minta dilaksanakan pertemuan seminggu dua kali saja,” lanjutnya.

Itu pun harus menjaga jarak, tidak perlu berjabat tangan dahulu, pakai masker dan selalu dibiasakan cuci tangan sesering mungkin.

Di tempat yang sama Kepala Bidang Kebudayaan Dinporabudpar M. Solichan Mochtar, SH, AP mewakili Kepala Dinporabudpar Slamet Pamuji, SH, M.Hum dalam sambutannya mengatakan bahwa upaya yang dilakukan oleh Permadani selaras dengan pelestarian seni budaya sebagaimana yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan pemerintah Kabupaten Blora.

“Harapannya, semoga makin maju, berkembang dan menjadi contoh khususnya bagi generasi milenial dalam upaya melestarikan seni budaya Jawa. Kami mohon diikuti dengan baik, dan taat protokol kesehatan,” jelasnya.

Salah seorang peserta, Susanti, mengatakan sudah sejak lama ingin bergabung pembelajaran dari Permadani.

“Sudah lama ingin belajar bersama di Permadani ini. Alhamdulillah sekarang bisa mengikuti, semoga bisa lancar,” kata dia. (Dinkominfo Kab. Blora).

    Berita Terbaru

    Stasiun Kereta Api Kapuan Diharapkan Aktif Kembali
    12 Agustus 2020 Jam 15:34:00

    Pembangunan Bandara Ngloram di Kecamatan Cepu yang berdekatan dengan jalur rel kereta api...

    Pemkab Blora Dukung Kerjasama Pengamanan dan Pengendalian Karhutla
    12 Agustus 2020 Jam 14:50:00

    Bupati Blora H. Djoko Nugroho bersama jajaran Forkopimda menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor)...

    Pejabat Kajari Blora Yang Baru Silaturahmi Bersama Forkopimda
    12 Agustus 2020 Jam 12:10:00

    Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Blora per 11 Agustus 2020 mengalami pergantian pejabat....