Pemkab Blora Gelar Evaluasi Implementasi Program Smart City


Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) melaksanakan tinjauan lapangan (field evaluation) evaluasi implementasi program Smart City di kabupaten Blora.

Kegiatan itu dilaksanakan di ruang pertemuan Inspektorat Blora dengan dihadiri Sekda Blora, Komang Gede Irawadi, SE, M.Si mewakili Bupati Blora Djoko Nugroho.

Hadir pula pada acara itu Asisten Sekretaris Daerah, Tim Pelaksana Smart City Kabupaten Blora, tim evaluator dari Kementerian Kominfo dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Blora, Drs. Sugiyono, M.Si dalam laporannya menerangkan, kegiatan itu, dilaksanakan dua hari, Rabu (11/3/2020) dan Kamis (12/3/2020).

Dasar hukum pelaksanaan kegiatan, menurut Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Blora, yaitu Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 10 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan jangka Menengah Daerah Kabupaten Blora Tahun 2016-2021.

Kemudian, Surat Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Nomor 43/KOMINFO/DJAI/AI.01.02/2020 tanggal 6 Februari 2020 hal Permohonan Fasilitasi Tinjauan Lapangan (Field Evaluation) Implementasi Program Smart City.

“Maksud dan tujuannya adalah memberikan gambaran tentang implementasi Smart City 2019 yang telah di rencanakan dalam masterplan Smart City Kabupaten Blora,” jelas Kepala Dinas Kominfo Blora.

Selanjutnya, sebagai bahan evaluasi dan tinjauan lapangan tim evaluator Smart City Kabupaten Blora.

Adapun capaian program Smart City pada evaluasi Masterplan Smart City 2018, yaitu Kelengkapan dengan nilai rata-rata 2,98. Kesesuaian dengan nilai rata-rata 2,90. Kejelasan dan Keterincian dengan nilai rata-rata 3,06. Keseimbangan dengan nilai rata-rata 3,07.

“Jadi pencapaian evaluasi Masterplan Smart City 2018 nilai rata-rata 3,00. Semoga kedepan lebih baik lagi,” jelasnya.

Capaian berikutnya yang dipaparkan oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Blora adalah implementasi program Smart City Tahun 2019 meliputi Smart Governance, jumlah program 39 dengan capaian realisasi 37 (94,87 %).

Smart Economy, jumlah program 15 dengan capaian realisasi 15 (100 %). Smart Branding, jumlah program 15 dengan capaian realisasi 11 (73,33%). Smart Society, jumlah program 8 dengan capaian realisasi 7 (87,50 %).

Kemudian, Smart Living, jumlah program 15 dengan capaian realisasi 15 (100 %). Smart Environment, jumlah program 7 dengan capaian realisasi 7 (100 %).

“Dengan demikian, total jumlah program 99 dengan capaian realisasi hingga tahun 2019 sebanyak 92 atau 92,93 persen,” terangnya.
Namun demikian telah dilakukan pula Evaluasi Smart City 2019 yang meliputi sejumlah dimensi.

Yaitu, Basseline, dengan nilai 3,00 di semestar 1 dan nilai 2,78 di semester 2. Output, dengan nilai 2,33 di semestar 1 dan nilai 2,46 di semester 2. Outcome, dengan nilai 2,84 di semestar 1 dan nilai 3,85 di semester 2.

Kemudian, Impact, dengan nilai 2,90 di semestar 1 dan nilai 2,80 di semester 2. Quick Win, dengan nilai 2,96 di semestar 1 dan nilai 1,44 di semester 2. Sehingga nilai rata-rata 2,78 pada semester 1 dan 2,91 pada semester 2.

“Kabupaten Blora menempati urutan 31 dari 75 Kab/Kota se Indonesia pada tahun 2019,” terang Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Blora.

Kepada tim evaluator/pembimbing, Kepala Dinas Kominfo Blora memohon untuk membimbing dan mengevaluasi program Smart City sekaligus membantu Pemkab Blora untuk meningkatkan keberhasilan capian program Smart City di Kabupaten Blora.

“Kepada Bupati Blora memohon untuk memberikan arahan dan dukungan demi kelancaran dan suksesnya penyelenggaraan program smart city di Kabupaten Blora,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Blora Djoko Nugroho dalam sambutan yang dibacakan Sekda Blora Komang Gede Irawadi, SE, M.Si memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia atas terselenggaranya acara itu dengan baik.

“Tidak lupa kami ucapkan selamat datang kepada tim evaluasi dari Kementerian Kominfo ke kabupaten Blora,” kata Sekda Blora.

Smart City yang dicanangkan pemerintah pusat dilakukan di setiap daerah untuk menunjang program pemerintah nasional untuk bersaing secara global menuju Indonesia Emas tahun 2045.

Melalui program Smart City menjadikan delegasi pelayanan pemerintahan yang akuntabel dan transparan. Pilot project desa cerdas dan pelayanan publik.

Merupakan inovasi dan teknologi informasi yang dapat menciptakan situasi yang nyaman dan makmur untuk masyarakat.

Disampaikan lebih lanjut, pada tanggal 8 Mei 2018 antara pemerintah kabupaten Blora dengan Dirjen Aplikasi dan Informatika Kementerian Kominfo telah menandatangani MOU tentang gerakan 100 Smart City.

“Suatu kebanggaan tersendiri bagi pemerintah kabupaten Blora, yang ditunjuk sebagai salah satu pilot project Smart City di Indonesia,” terangnya.

Pemerintah Kabupaten Blora, kata Sekda Blora, telah berkomitmen memberikan pelayanan yang berkualitas, tepat dan efisiensi kepada masyarakat dengan memanfaatkan teknologi informasi komunikasi.

“Saya sangat berharap adanya evaluasi Smart City ini dapat berjalan lancar sesuai dengan harapan kita berasama. Karena mau tidak mau kita harus beradaptasi dengan baik atas pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini,” tandasnya.

Dimana masyarakat menginginkan pelayanan yang cepat, akurat dan praktis.

“Untuk memenuhi itu diperlukan dukungan dari seeluruh pihak terkait pelaksanaan ini,” kata Sekda Blora.

Implementasi Smart City ini, lanjutnya, perlu ditindak lanjut dengan evaluasi untuk menyurung kemanfaatan yang baik bagi masyarakat.

“Oleh karena itu agar diikuti dengan baik,” tandasnya.

Sementara itu Dr. Rini Rachmawati, M.Si, MT selaku tim ahli Evaluator/Pembimbing Smart City yang ditunjuk Kemenkominfo menyatakan kesiapannya untuk mendorong pencapaian Smart City di Kabupaten Blora.

Menurutnya Evaluasi perlu dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pencapaian yang sudah tercantum dalam masterplan. Dalam evaluasi disampaikan hal apa saja yang perlu ditingkatkan. (Dinkominfo Kab. Blora).


    Berita Terbaru

    Sebanyak 14 Tenaga Medis RSUD Cepu Sembuh dan Kembali Aktivitas
    27 Mei 2020 Jam 12:19:00

    Sebanyak 14 tenaga kesehatan (nakes) RSUD dr R Soeprapto Cepu dinyatakan sembuh dan kembali...

    Reaktif Rapid Test 81 Orang, Sekda Blora Minta Warga Lebih Disiplin Diri
    27 Mei 2020 Jam 11:28:00

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blora Komang Gede Irawadi, SE,M.Si menyampaikan berdasarkan...

    Dinkominfo Blora Ajak Masyarakat Gunakan Aplikasi PeduliLindungi
    27 Mei 2020 Jam 10:22:00

    Blora - Kepala Dinas Komunukasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Blora Drs. Sugiyono, MSi...