Kebudayaan: Situs Gembuyungan

Situs Gembuyungan


Terletak di Dukuh Nglumpang, Desa Gembyungan, Kecamatan Randubklatung. Situs ini terletak di puncak bukit yang cukup terpencil, di tengah hutan jati milik Perhutani dan jauh dari pemukiman penduduk. Situs ini telah lama dikenal, ditandai dengan keberadaan tugu kecil berlubang yang diduga sebagai penanda keberadaan situs ini. Menurut penduduk setempat, tugu ini telah ada sejak zaman belanda. Karena kekeramatannya, tugu tersebut dinamai Pal Putri. Terdapat cerita rakyat, seorang perempuan yang dikenal bernama Salamah, yang hilang selama 25 tahun dan telah dianggap meninggal oleh masyarakat. Namun kemudian muncul kembali, dalam keadaan busana yang sama persis saat ia menghilang, namun dengan raut muka dari fisik 25 tahun lebih tua.

Situs ini merupakan bekas makam kuno dari periode klasik dengan banyak ditemukan sebaran fragmen keramik di dalam area seluas 3.000 m². Diduga artefak ini adalah bekal kubur yang dibawakan saat pemiliknya meninggal dunia. Dalam area ini banyak ditemukan bekas galian tanah yang dilakukan penjarah kuburan yang berupaya mencari barang berharga dari situs ini. Di Desa Gembyungan terdapat 2 situs lainnya, yaitu Pertapaan Kemiri Kerep yang terdapat di Dukuh Kemiri Kerep dan Sendang Jumblang di Dukuh Jumblang yang secara rutin diadakan prosesi Bersih Desa untuk menghormati para leluhur desa tersebut.

    Berita Terbaru

    Kirab Budaya Meriahkan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Blora Ke-270
    11 Desember 2019 Jam 08:38:00

    Mengenakan busana adat kerajaan, Bupati Blora Djoko Nugroho dan istri H. Umi Kulsum Djoko...

    Kirab Pusaka Blora Khidmat Dilaksanakan
    09 Desember 2019 Jam 22:04:00

    Bupati Blora Djoko Nugroho dan Wakil Bupati H. Arief Rohman, MSi mengikuti kirab pusaka...

    Hakordia 2019 Diperingati Pemkab Blora
    09 Desember 2019 Jam 14:08:00

    Bupati Blora Djoko Nugroho memimpin upacara Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia)...