Pasar Rakyat Sido Makmur Blora Direncanakan Ditempati Pertengahan Tahun 2018


Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan menengah (UMKM) Kabupaten Blora Maskur mengungkapkan pasar rakyat Sido Makmur yang selesai dibangun di kawasan Gabus, Kelurahan Mlangsen Kecamatan Blora, rencananya baru bisa ditempati oleh pedagang pada pertengahan tahun 2018. Hal itu dikarenakan masih ada tahap-tahap yang harus dilaksanakan pada tahun 2018.

“Masih ada beberapa tahap yang harus dilaksanakan. Kami merencanakan pertengahan tahun 2018 baru bisa ditempati,” ujar Maskur saat mendampingi Sekda Blora Bondan Sukarno meninjau ruang bangunan pasar, Minggu (17/12/2017).

Bangunan pasar ada 272 kios dan 608 los yang bisa menampung ratusan pedagang.

“Pemkab membangun dua Blok dahulu dari rencana awal empat blok,” jelasnya.

Dari dua los itu, nantinya dimungkinkan dapat menampung ratusan pedagang. Untuk dua los yang saat ini dibangun cukup luas. Yaitu mencapai 10.000 meter persegi.

”Kami bangun dua blok dulu, A dan B. Untuk Blok C dan D akan dibangun tahun berikutnya,” jelasnya.

Sementara itu ketua paguyuban pedagang pasar Blora Tarwa Saladin ketika dikonfirmasi mengatakan, hingga pasar rakyat selesai dibangun, pihaknya mengaku belum pernah diajak bicara lagi terkait perkembangan pasar dan pedagang.

“Jadi setelah pasar rakyat selesai dibangun, belum pernah diajak bicara lagi terkait perkembangan pasar,” ucap Tarwa Saladin, di Blora, Senin (18/12/2017) . (Dinkominfo Kab. Blora)

    Berita Terbaru

    Media Center Blora Dapat Penghargaan Kemenkominfo RI
    23 Februari 2018 Jam 16:44:00

    Media Center Kabupaten Blora mendapat penghargaan pengelolaan media center terbaik 2017 dari...

    Siswa SMPN 1 Sambong Dibekali Pengetahuan Safety Riding Berkendara
    20 Februari 2018 Jam 09:14:00

    Satuan Lalu Lintas Polres Blora mengadakan kegiatan pengetahuan safety riding kepada siswa di...

    Jelang Pilkada Jateng Dibentuk Gakkumdu Blora
    20 Februari 2018 Jam 06:15:00

    Menjelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018, jajaran Panwaskab dan penegak...